Terrorism isn’t a human being

Image result for terrorism
Source : dreamstime.com

Bismillahirrahmanirrahim.

In the name of Allah, the most Gracious, the most Merciful.

Continue reading “Terrorism isn’t a human being”

Iklan

This month is so random

April yang indah hampir berakhir.

Seingetku awal bulan ini aku sempet drop selama beberapa hari. Apakah karena efek kondangan marathon di bulan lalu? Entah lah. Tapi yang jelas bulan ini juga jadi bulan bahagia buat salah seorang sahabatku. She tied the knot with her fiancee.

IMG-20180412-WA0033
Kekkon Omedetou!!!

Continue reading “This month is so random”

Jagain Jodoh Orang Lain

Maret telah menyapa. Udah hampir pamitan juga sih. Hehehe.

Gambar terkait
source : pngtree.com

Entah harus merasa apa sama bulan satu ini. Awal bulan udah ngalami banyak kejadian berkaitan dengan hidup baru. Hidup berumah tangga.

Bulan Maret ini terdiri dari 5 hari sabtu.  Dimana 4 dari 5 hari yang ada, aku punya acara sendiri yaitu KONDANGAN. Continue reading “Jagain Jodoh Orang Lain”

Memahami Kehidupan Bung Besar Lebih Baik Lagi

Februari hari kedua (seharusnya).

Tiga minggu belakangan ini, keluarga besar cukup hectic dengan rencana pernikahan salah seorang kakak sepupuku. Tadinya kita kira bakal ada acara ‘Ngunduh Mantu’ eh ternyata malah jadinya kita ngiring manten ke kota tempat tinggal si mempelai wanita. #gapapa. Gara-gara berita mendadak bahwa kita sekeluarga besar bakal ngiring manten, aku agak panik. Soalnya nengok koleksi lemari kayanya udah nggak oke kalo dipake kondangan. Alhasil, cabutlah daku ke kota sebelah belanja-belanji ubo rampe buat acara itu.

Namanya juga cewek, niatnya mau belanja apa eh begitu ketemu nggak langsung balik tapi liat koleksi-koleksi toko-toko lain. Yaudahlah deh terdamparlah aku ke salah satu toko buku ternama. Entah kebetulan apa bukan, aku malah menemukan buku yang sejak beberapa bulan kemarin jadi inceranku. Padahal buku itu ada di susunan rak terbawah tapi kok ya bisa nemu? Apakah itu hanya kebetulan semata? Cek harga. Aih nggak mahal-mahal amat lah. Emang sih kertas bukunya udah kuning (atau memang begitu jenis kertasnya, entahlah).

Continue reading “Memahami Kehidupan Bung Besar Lebih Baik Lagi”

FANGIRLING NEVER DIES

Memasukki hari ke-22 di tahun 2018, ngga terasa ya…

Mudah-mudahan banyak hal baik yang akan terjadi tahun ini meskipun sempat sakit dua hari menjelang pergantian tahun. Hehehe.

Kali ini, aku pengen lanjutin draft tulisan di blog ini sejak berbulan-bulan lalu. Tentang fangirling. Yes. My journey of fangirling. Hahaha.

Sepenting itukah? Ngga juga sih. Cuma lagi seneng aja mengenang masa-masa heri alias heboh sendiri kalo lagi nonton atau baca tentang artis (wabil khusus : boyband). Yuk mari, mengenang masa-masa indah (sampe sekarang masih sih). Hehehe.

Hasil gambar untuk westlife

Source : Wikipedia

Berawal dari hadiah CD Westlife waktu kelas tiga SD, duh seneng banget waktu itu pertama kalinya bisa punya CD lagu bahasa Inggris. Maklum, mulai kelas tiga itu bahasa Inggris di sekolahan udah mulai syusah. Jadi kan bisa buat belajar. Waktu itu, Westlife udah booming banget. Termasuk telat sih ngikutin Westlife. Soalnya pas pertama ngikutin Westlife, Uptown Girl udah hits banget dimana-mana. Dan Papa Mama ngasih kadonya album debut Westlife (Swear It Again dkk). Hehehe.

Continue reading “FANGIRLING NEVER DIES”

Goodbye, BTS

On Wednesday December 13th 2017, I received a heartbreaking news.

Bunda Tien Soepeno kembali ke Rahmatullah.

Pertama kali baca kabar itu di grup What’sApp, aku bener-bener shock. Ngga cuma aku, yakin deh. Tapi pasti semua orang yang ada di grup bahkan seluruh Keluarga Besar Racana Diponegoro. Bunda Tien Soepeno adalah salah seorang pembina Racana Diponegoro.

Continue reading “Goodbye, BTS”

Woman Power

Haaaiii…..

After all the storms in my life last three months, I’m back.

Too many bad things happened in my life recently. I get up and stand up after stumbling and falling. I try to put a smile on my face again. I challenge myself for being a new me after that kind of tragedies.

Okay. Baru beberapa minggu lalu, aku kelar marathon sebuah drama Korea yang worth the hype banget. Drama ini sebenernya udah mulai dibikin sejak tahun 2015 tapi karena satu dan lain hal baru bisa tayang awal 2017 di SBS. Drama ini enggak main-main loh milih cast-nya. Hmmm…drama ini dibintangi Mrs. Lee Young ae (Jewel in the Palace, 2003).  Judul dramanya : Saimdang, Light’s Diary.

Saimdang Official Poster.jpg
Source : Wikipedia.org

 

Ini adalah drama kambeknya setelah tiga belas tahun hiatus dari akting. Terakhir liat Lee Young ae sih pas dia nyalain obor Asian Games 2014. Drama ini berjudul Saimdang’s Light Diary. Lee Young ae memerankan dua tokoh sekaligus, Shin Saimdang (an artist di era Joseon, potretnya ada di duit pecahan 50.000 Won sekarang) dan Seo Ji yoon (mahasiswa doktoral di Hankuk University).

Continue reading “Woman Power”

A MAN FROM ANOTHER STAR

Syudah di penghujung Agustus, Sodara-Sodara!

Jujur, Agustus itu bulan paling ribet kalo jadi orang Indonesia (setelah bulan puasa sih). Apa ribetnya? Hari Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mulai tanggal 1 Agustus, tiap rumah maupun instansi wajib hukumnya buat masang bendera merah putih (inget ya red’s on top) di halaman depannya. Jadi jangan heran kalo jalanan kampung-kampung se-Indonesia Raya tuh meriah banget pas bulan ini.

Soal kemerdekaan, secara personal aku ngga ngalamin jaman-jaman perjuangan angkat bambu runcing ngadepin Belanda atau Jepang. Tapi sebagaimana anak Indonesia yang cinta tanah air, aku belajar sejarah. Dan lebih membekas lagi buatku karena banyak dari keluargaku yang jadi pelaku sejarah perjuangan itu. Di sini aku akan ngebahas seorang laki-laki bernama R.M. H. M. A. Soeryopoetro.

img-20161122-wa0001.jpg
A Happy Day with Bapak

That man is my late grandfather.  He passed away three years before I was born. Ngerasa sedih banget karena jadi salah seorang cucu yang ngga bisa negrasain kasih sayang dari kakek paling baik sedunia ini.

The memories of him terus terkenang dalam kelauarga kami. Dan ngga hanya itu, banyak banget orang-orang di sekitar keluarga kami, baik itu yang aku kenal personal maupun ngga, selalu ngerasa dan inget kebaikan hati laki-laki itu. Even after more than twenty five years, masih banyak orang yang inget sama sosok beliau. Salut.

Ada sat hal yang pengen banget aku lakuin dari dulu. Lebih tepatnya sih sejak tahun lalu. Aku pengen banget nulis sebuah memoar tentang beliau. Kenapa? Bukan karena alasan personal : darah. Bukan. Ini lebih ke arah pengen nge-challenge diri aku sendiri buat nulis macam itu. Tapi jujur nulis tentang memoar dari almarhum bukan perkara gampang. Pertama, ngga cukup banyak orang yang masih hidup dan masih sehat buat ditanya-tanya tentang almarhum Bapak. Kedua, kadang aku suka ngerasa keluargaku lebih nyaman kalau kenangan tentang beliau di-keep untuk kalangan keluarga.

Entahlah….

Banyak halangan rintangan membentang. Semoga aja, aku bisa segera menemukan titik terang mau dibawa kemana cita-cita ini.

Bapak, thank you for your love, care and sacrifice for our family. There’s none can change you in our heart. Rest in Peace, Live happily ever after in God’s arm. We love you, Our Man From Another Star. 🙂